Sabtu, 12 Mei 2018

Pengaruh Rasa Kopi Baliem dari 3 Faktor

Pada umumnya seperti yang kita ketahui bersama sebagai penikmat kopi bahwa rasa kopi sangat mempengaruhi kegiatan sehari-hari dalam beraktifitas. Aktifitas akan berjalan efektif ,maksimal dan terasa lengkap jika ditemani secangkir kopi. Namun ketika proses penyeduhan tidak sesuai saran penikmat atau petunjuk pada kemasan kopi, maka proses aktifitas yang sedang berjalan terasa kurang bersemangat atau tidak maksimal. Dengan demikian prosesi seduhan yang tidak sesuai sangatlah berpengaruh pada rasa kopi yang akan dinikmati.

Namun pada artikel ini kita tidak akan mengulas secara umum tentang kopi. Tetapi bersama-besama kita mencari tahu secara spesifik pengaruh dan manfaat dari tiga faktor yang  mempengaruhi rasa kopi baliem ( Baliem blue Cooffee ) berikut ulasan tentang 3 Faktor tersebut;



1. Takaran Kopi

Pada bagian ini, penikmat diharapkan untuk lebih memperhatikan takaran/ukuran pada proses penyajian sebelum dinikmati. Bagi para penikmat yang hobinya menikmati kopi tanpa gula pada kopi baliem, penikmat disarankan untuk menakar kopi dengan ukuruan dua sendok teh untuk rasa yang maksimal.
Sedangkan pada bagian penyajian kopi baliem dengan menggunakan gula,disarankan kepada penikamat agar menambah satu sendok gula saja pada kopi yang telah diseduh. karena jika takaran melebihi atau kurang dari ukuran yang telah disarankan maka rasa kopi baliem terasa kurang special dan penikmat pun tidak akan merasakan khasiat dari sensasi tradisional kopi baliem tersebut.

                         2. Jenis Gelas yang digunakan


Setiap hari orang membutuhkan minum,tetapi jika menggunakan jenis gelas yang salah,maka dalam jangka pajang,malah akan membuat racun tumbuh dalam tubuh! Dengan demikian pilih lah jenis gelas yang tepat untuk pengantar minuman anda. Adapun beberapa jenis gelas yang sering digunankan dalam penyajian kopi, diantaranya;

Gelas Kaca

Dari semua jenis gelas, gelas kaca adalah yang paling aman. Kaca tidak mengandung bahan kimia organik, permukaannya halus sehingga mudah untuk dibersihkan juga dan bakteri atau kotoran tidak mudah berkembangbiak pada dinding gelas kaca. Namun dalam konteks peyajian kopi baliem, jenis gelas ini tidak tahan terhadap suhu panas air dalam gelas, sehingga rasa dari sajian kopi baliem tersebut agak sedikit asam dan tentunya proses menikmatinya pun terasa kurang nyaman di lidah,dan hasilnya terkesan kurang memuasakan pada penikmat.

Gelas Keramik 

Pada bagian jenis gelas ini merupakan jenis gelas yang cocok dalam penyajian kopi baliem. Mengapa demikian? Karena tidak hanya bahanya yang aman, jenis gelas ini juga tahan terhadap suhu tinggi, sehingga menjadi pilihan yang baik untuk air panas dan tentunya penguat rasa pada kopi baliem.

Gelas Plastik

Bahan untuk gelas plsatik sering ditambah dengan plasticizer yang mengandung beberapa jenis kimia beracun, sehingga gelas seperti ini diisi air panas atau air mendidih, maka bahan kimia yang terkandung akan ikut melebur di dalam air.
Dengan demikian kita dapat memberi kesimpulan bahwa jenis gelas ini tidak cocok untuk diisi air panas dan tentunya akan merusak cita rasa dalam sajian kopi baliem. Jadi dengan melihat kualitas masing-masing jenis gelas diatas, maka dengan sendirinya kita dapat memilih jenis gelas yang tepat untuk sajian kopi baliem ( Baliem blue Coffee).

              3. Suhu air/ Temperatur 

Menurut National Coffe Association suhu air paling baik dalam membuat kopi idealnya adalah 195°F sampai 205°F atau 90 - 96 derajat celcius. Tapi beberapa orang biasanya menggunakan suhu dibawah 90 derajat celsius saat menyeduh dengan metode manual brew. Semuanya lagi-lagi dikemabalikan kepada selera masing - masing. Yang jelas suhu tidak pernah di atas 96 derajat celsius karena akan membuat kopi terasa pahit dan flavor pada kopi bisa saja hilang.Pada kopi baliem proses penyeduhan dengan suhu air 90 derajat celsius untuk kesempurnaan rasa kopi yang maksimal .

Kopi terbaik lahir dari banyak faktor, pada kopi baliem ke tiga faktor tadi sangat penting dalam penyeduhan namun bukan berarti faktor-faktor lain tidak penting . kesempurnaan secangkir kopi tak bisa dicapai jika kualitas biji,tingkat kehalusan bubuk kopi,cara seduh,kebersihan alat-alat, kualitas air dan lain-lain tidak tercapai. Ingat, ke tiga faktor tadi tidak cukup untuk menghasilkan kopi nikmat. Kita juga harus juga memerhatikan beberapa faktor lain demi kenikmatan yang tak tergantikan.

Semoga bermanfaat

By. Alex amazia

0 komentar:

Posting Komentar