Selasa, 13 November 2018

PERNYATAAN SIKAP FORUM PELAJAR DAN MAHASISWA WILAYAH ADAT LAPAGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Photo by Nitha

Terkait Pengangkatan Pangdam XVII Cendrawasi sebagai kepala suku dan pembangunan markas militer di wamena

Pengankatan pangdam XVII cendrawasi sebagai kepala suku adat oleh alex Doga yang mengatasnamakan  seluruh kepala suku wilayah pegunungan tengah (Lapago) dan bahkan seluruh tanah papua adalah perlakuan sepihak dan merupakan tindakan yang mencederai  hak kesulungan masyarakat adat . Maka, jelas sangat tidak layak seorang pangdam yang bukan sebagai orang asli setempat  kemudian dianggkat sebagai kepala suku adat.

Terkait dengan pembangunan markas militer. Jika ditinjau dari sejarah kelam kehadiran militer diseluruh tanah papua tidak terlepas dari persoalan politik papua yang adalah merupakan upaya merebut papua dengan kekuatan militer. Dan itu terjadi sejak rezim President Soekarno dalam mengumandankan TRIKORA hingga melahirkan operasi-operasi militer di papua hingga saat ini.

Hal ini kemudian dapat dilihat melaui berbagai macam operasi militer yang dilakukan di Papua sejak 1961 sampai saat ini , kemudian diakhir tahun 2018 ini militer secara represif melakukan berbagai macam tindakan semena-mena terhadap masyarakat sipil di beberapa daerah wilayah adat lapago seperti Puncak jaya, lany jaya,yahukimo ,wamena ,pegunungan bintang,tolikara dan Papua pada umumnya dengan berkedok pengamanan kelompok kriminal bersenjata (KKB) sebuah lebel terhadap Tentara Nasional Papua Barat (TPNPB) hingga berakibat pada mengganggu kenyamanan masyarakat sipil.
Dengan ini sudah pasti jika, perencanaan  pembangunan beberapa markas besar meliter di Tanah papua seperti MAKO BRIMOB,MAKODAM,POLSUB SEKTOR dan lain-lain, dapat dengan mudah dibangun ,sehingga dapat melancarkan operasi-operasi militer di wilayah pegunungan tengah Papua (Lapago).

Dengan demikian kami Forum Pelajar dan Mahasiswa Wilayah Adat Lapago Daerah Istimewa Yogyakarta Pun menyatakan sikap sebagai berikut :

1.      Menolak pengukuhan pangdam XVII Cendrawasi sebagai kepala suku di wilayah pengunungan tengah papua

2.      Menolak penyerahan lokasi 90 hektar di Assologaima dan Silokarno Doga

3.      Menolak pembangunan MAKODAM di wilayah distrik Assologaima dan Silokarno Doga

4.      Menolak penyerahan lahan di milima serta rencana pembangunan Polsubsektor dan pembangunan Mako Brimob

5.      LMA bertanggung jawab atas pemberian legitimasi kepada Pangdam XVII Cendrawasi sebagai kepala suku di wilayah pengunungan tengah Papua

6.       LMA harus bertanggung jawab atas segala bentuk operasi militer yang sedang berlangsung di seluruh  wilayah pegunungan tengah .

7.      Mendesak Tim Pansus bentukan DPRP untuk menindak lanjuti pengukuhan terhadap pangdam XVII  Cendrawasi.

video by Nitha



Rabu, 29 Agustus 2018

GAGAL KE BELAKANG VS GAGAL KE DEPAN (KELOMPOK)


 google

Keinginan untuk mencapai tujuan tertentu suatu kelompok orang atau golongan sering kali tidak tercapai atau gagal.

Namun terkadang kita tidak menyadari akan sikap dan tindakan kita dalam berbagai agenda kegiatan yang merupakan bentuk dari kegagalan yang dialami dalam mencapai tujuan yang di inginkan.

Jika demikian, Apa bentuk-bentuk dari gagal ke belakang dan gagal ke depan?

Gagal ke belakang;

1) Menyalahkan orang lain
2) Mengulangi kesalahan yang sama
3) Berharap tidak akan gagal lagi
4) Dibatasi kesalahan masa lalu
5) Menyerah kalah

Gagal ke depan ;

1) Menjaga sikap yang positif
2) Mengambil risiko baru
3) Memahami kegagalan sebagai bagian dari kemajuan
4) Percaya ada sesuatu yang tidak beres
5) Bertekun

Dengan demikian,cobalah mengingat suatu kemunduran yang telah anda alami.
Bagaimana caranya anda bereaksi? Berapa pun sulitnya masalah anda, kunci untuk mengatasinya tidak teletak pada mengubah diri anda sendri.

Perubahan itu adalah sebuah proses, dan proses itu dimulai dari sebuah keinginan untuk dapat di ajar. Jika anda mau melakukannya, maka anda akan mampu menangani kegagalan. Mulai sekarang, buatlah sebuah komitmen apa saja untuk gagal kedepan.

PELIHARALAH SIKAP UNTUK MAU DIAJAR DALAM SEGALA SESUATU YANG ANDA KERJAKAN HARI INI.

Semoga bermanfaat

By Amazia

Sabtu, 19 Mei 2018

SUASANA BARU YANG MENDAMAIKAN BATIN

Hi Guys,,✋✋
 Pada artikel ini saya akan membagikan tentang memecahakan berbagai persoalan dengan melangkah mencari suasana baru dari alam disekitar kita , tapi artikel ini saya buat menurut pengalaman saya. 

 AK.24  

Ketika tidak ada damai di dalam hati ,maka pasti ada suatu  racun yang harus di obati, dan racun itu berkembang didalam pikiran ketika seseorang ( Individu ) tengah mengalami banyak problematik hidup, terkadang individu sulit untuk memecahkan satu per satu soal-soal tersebut, dan kemudian problem yang dirasakan itu berkolaborasi didalam jiwa, sehingga menghasilkan kekacauan didalam kepala.dari kekacauan ini memberi pengaruh buruk pada kesehatan seluruh tubuh (fisik) yang berkaitan dengan aktifitas dalam berfikir dan bertindak. Tentunya dalam suasana ini individu akan mencari ruang-ruang baginya untuk menenangkan suasana hati yang sedang dilanda kekacauan, dengan harapan persoalan dapat terselesaikan. Namun dalam hal mencari ruang-ruang yang diharapkan dapat membatu individu keluar dari jebakan problematiknya,justru ruang-ruang yang dituju tidak tepat,sehingga ruang-ruang ini memberi peluang untuk menambah persoalan baru yang mengakibatkan ketidak selarasan pada lingkungan dan kelompok. Tetapi problem tersebut tidak berakhir sampai disitu hanya karena salah penempatan soal pada ruang-ruang yang tidak tepat.



Bahwa banyak juga ruang-ruang yang tanpa disadari secara perlahan dapat memberi pencerahan dan ketenangan didalam batin. selain dengan berbagi kepada sesama teman,atau membaca artikel-artikel tentang solusi hidup,kita juga dapat mencari suasana baru dengan Nuansa Alamia, seperti mengunjungi tempat wisata-wisata Alam disekitar kita. karena dengan bersahabat dengan alam dan belajar untuk mencintainya maka dalam situasi dan suasana hati yang kemudian tidak membuat kita nyaman secara batin, hanya dengan tatapan mata  memandang kita dapat merasakan suasana batin yang damai,nyaman,dan tenang. dan dengan sendirinya persoalan yang menjadi beban hilang.

jadi ketika kita bersahabat dan belajar mencitai alam, kita dapat menerima berbagai manfaat, diantaranya; dengan menikmati keindahan alam, maka beban persolan yang terasa berat akan pergi dan hilang dengan sendirinya. Dengan demikian Suasana dalam batin kita Terasa damai.

Semoga bermanfaat

By Amazia

Sabtu, 12 Mei 2018

Pengaruh Rasa Kopi Baliem dari 3 Faktor

Pada umumnya seperti yang kita ketahui bersama sebagai penikmat kopi bahwa rasa kopi sangat mempengaruhi kegiatan sehari-hari dalam beraktifitas. Aktifitas akan berjalan efektif ,maksimal dan terasa lengkap jika ditemani secangkir kopi. Namun ketika proses penyeduhan tidak sesuai saran penikmat atau petunjuk pada kemasan kopi, maka proses aktifitas yang sedang berjalan terasa kurang bersemangat atau tidak maksimal. Dengan demikian prosesi seduhan yang tidak sesuai sangatlah berpengaruh pada rasa kopi yang akan dinikmati.

Namun pada artikel ini kita tidak akan mengulas secara umum tentang kopi. Tetapi bersama-besama kita mencari tahu secara spesifik pengaruh dan manfaat dari tiga faktor yang  mempengaruhi rasa kopi baliem ( Baliem blue Cooffee ) berikut ulasan tentang 3 Faktor tersebut;



1. Takaran Kopi

Pada bagian ini, penikmat diharapkan untuk lebih memperhatikan takaran/ukuran pada proses penyajian sebelum dinikmati. Bagi para penikmat yang hobinya menikmati kopi tanpa gula pada kopi baliem, penikmat disarankan untuk menakar kopi dengan ukuruan dua sendok teh untuk rasa yang maksimal.
Sedangkan pada bagian penyajian kopi baliem dengan menggunakan gula,disarankan kepada penikamat agar menambah satu sendok gula saja pada kopi yang telah diseduh. karena jika takaran melebihi atau kurang dari ukuran yang telah disarankan maka rasa kopi baliem terasa kurang special dan penikmat pun tidak akan merasakan khasiat dari sensasi tradisional kopi baliem tersebut.

                         2. Jenis Gelas yang digunakan


Setiap hari orang membutuhkan minum,tetapi jika menggunakan jenis gelas yang salah,maka dalam jangka pajang,malah akan membuat racun tumbuh dalam tubuh! Dengan demikian pilih lah jenis gelas yang tepat untuk pengantar minuman anda. Adapun beberapa jenis gelas yang sering digunankan dalam penyajian kopi, diantaranya;

Gelas Kaca

Dari semua jenis gelas, gelas kaca adalah yang paling aman. Kaca tidak mengandung bahan kimia organik, permukaannya halus sehingga mudah untuk dibersihkan juga dan bakteri atau kotoran tidak mudah berkembangbiak pada dinding gelas kaca. Namun dalam konteks peyajian kopi baliem, jenis gelas ini tidak tahan terhadap suhu panas air dalam gelas, sehingga rasa dari sajian kopi baliem tersebut agak sedikit asam dan tentunya proses menikmatinya pun terasa kurang nyaman di lidah,dan hasilnya terkesan kurang memuasakan pada penikmat.

Gelas Keramik 

Pada bagian jenis gelas ini merupakan jenis gelas yang cocok dalam penyajian kopi baliem. Mengapa demikian? Karena tidak hanya bahanya yang aman, jenis gelas ini juga tahan terhadap suhu tinggi, sehingga menjadi pilihan yang baik untuk air panas dan tentunya penguat rasa pada kopi baliem.

Gelas Plastik

Bahan untuk gelas plsatik sering ditambah dengan plasticizer yang mengandung beberapa jenis kimia beracun, sehingga gelas seperti ini diisi air panas atau air mendidih, maka bahan kimia yang terkandung akan ikut melebur di dalam air.
Dengan demikian kita dapat memberi kesimpulan bahwa jenis gelas ini tidak cocok untuk diisi air panas dan tentunya akan merusak cita rasa dalam sajian kopi baliem. Jadi dengan melihat kualitas masing-masing jenis gelas diatas, maka dengan sendirinya kita dapat memilih jenis gelas yang tepat untuk sajian kopi baliem ( Baliem blue Coffee).

              3. Suhu air/ Temperatur 

Menurut National Coffe Association suhu air paling baik dalam membuat kopi idealnya adalah 195°F sampai 205°F atau 90 - 96 derajat celcius. Tapi beberapa orang biasanya menggunakan suhu dibawah 90 derajat celsius saat menyeduh dengan metode manual brew. Semuanya lagi-lagi dikemabalikan kepada selera masing - masing. Yang jelas suhu tidak pernah di atas 96 derajat celsius karena akan membuat kopi terasa pahit dan flavor pada kopi bisa saja hilang.Pada kopi baliem proses penyeduhan dengan suhu air 90 derajat celsius untuk kesempurnaan rasa kopi yang maksimal .

Kopi terbaik lahir dari banyak faktor, pada kopi baliem ke tiga faktor tadi sangat penting dalam penyeduhan namun bukan berarti faktor-faktor lain tidak penting . kesempurnaan secangkir kopi tak bisa dicapai jika kualitas biji,tingkat kehalusan bubuk kopi,cara seduh,kebersihan alat-alat, kualitas air dan lain-lain tidak tercapai. Ingat, ke tiga faktor tadi tidak cukup untuk menghasilkan kopi nikmat. Kita juga harus juga memerhatikan beberapa faktor lain demi kenikmatan yang tak tergantikan.

Semoga bermanfaat

By. Alex amazia

Kamis, 01 Februari 2018

WHAT IS THE KALILAGO


Kalilago adalah sebuah Marga (fam) atau nama belakang,bagi seluruh masyarakat Papua (khususnya).
Marga (fam) menunjukan asal daerah,suku,dan Marga dapat menjelaskan garis keturunan keluarga seorang Individu atau kelompok bagi Masyarakat Papua pada umumnya.
Marga (fam) Kalilago berasal dari ujung Timur Indonesia,Provinsi Papua Barat,Kabupaten Sorong Selatan (Teminabuan).
semoga perkenalan singkat ini dapat membantu anda mengenal dan mengetahui Masyarakat Papua pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

kalilago is a Marga (fam) or last name, for all Papuans (especially).
Marga (fam) shows the origin of the region, tribe, and Marga can explain the family lineage of an Individual or group for the Papau Society in general.
Marga (fam) Kalilago comes from the eastern tip of Indonesia, West Papua Province, South Sorong District (Teminabuan).
hopefully this brief introduction can help you know and know the people of Papua in particular and Indonesia in general.